Rabu, 11 Maret 2009

DISCLAMIER

Dilarang Keras Membajak Artikel Blog Ini tanpa dicantumkan
Sumber Yang Jelas.

Dilarang Keras menggunakan Artikel skal untuk mengerjakan Tugas
Laporan dengan copy-paste secara langsung baik keseluruhan atau
sebagaian. Anda dipersilahkan menjadikan Artikel ini sebagai
referensi, tapi mohon sumber dicantumkan dengan Jelas.

DISCLAMIER

Dilarang Keras Membajak Artikel Blog Ini tanpa dicantumkan
Sumber Yang Jelas.

Dilarang Keras menggunakan Artikel skal untuk mengerjakan Tugas
Laporan dengan copy-paste secara langsung baik keseluruhan atau
sebagaian. Anda dipersilahkan menjadikan Artikel ini sebagai
referensi, tapi mohon sumber dicantumkan dengan Jelas.

Senin, 09 Maret 2009

Perjalanan Pulang SKAL Di Bali

Hari Minggu (08/03/09) merupakan hari terakhir Study Tour SMA 2 Pare kali ini. Kami meninggalkan Tanah Lot pada Pukul 12.00 WITA. Kami menempuh jalur yang sama dengan saat berangkat. Karena perjalanan ini siang hari, kami bisa menikmati indahnya Pantai Selatan Bali disepanjang jalan.

Empat jam kemudian kami berhenti di sebuah Masjid Gilimanuk. Solat sambil melepas penat. Tak lama kemudian kami sampai di pelabuhan. Pelabuhan Gilimanuk ini agak ramai, kami harus menunggu agak lama. Kami menyebrang saat senja. Indahnya langit sore, selat Bali serta pesisir timur pulau jawa yang menakjubkan membuat kami tak betah di dalam ruangan kapal. Kami keluar ruangan sambil menikmati angin laut dan kesibukan selat ini.

Saat magrib kami telah sampai di Ketapang. Di Banyuwangi Timur ini kami berhenti untuk makan malam dan solat. Setelah dari tempat ini langsung menuju ke Kediri. Hanya berhenti di SPBU Bondowoso membeli oleh-oleh berupa tape Bondowoso.

Perjakanan pulang ini melewati jalur utara pulau jawa. Di Banyuwangi jalan sangat ramai, perjalanan menjadi lambat. Pukul 02.00 WIB baru sampai di Pasuruan. Setelah dari tempat ini bus melaju kencang. Pukul setengah lima dini hari kami telah sampai di Smada Pare tercinta ini. Dengan demikian berakhirlah perjalanan SKAL SMA 2 Pare Tahun 2009.

By Wildan.
Dokumen Alteco

Perjalanan Pulang SKAL Di Bali

Hari Minggu (08/03/09) merupakan hari terakhir Study Tour SMA 2 Pare kali ini. Kami meninggalkan Tanah Lot pada Pukul 12.00 WITA. Kami menempuh jalur yang sama dengan saat berangkat. Karena perjalanan ini siang hari, kami bisa menikmati indahnya Pantai Selatan Bali disepanjang jalan.

Empat jam kemudian kami berhenti di sebuah Masjid Gilimanuk. Solat sambil melepas penat. Tak lama kemudian kami sampai di pelabuhan. Pelabuhan Gilimanuk ini agak ramai, kami harus menunggu agak lama. Kami menyebrang saat senja. Indahnya langit sore, selat Bali serta pesisir timur pulau jawa yang menakjubkan membuat kami tak betah di dalam ruangan kapal. Kami keluar ruangan sambil menikmati angin laut dan kesibukan selat ini.

Saat magrib kami telah sampai di Ketapang. Di Banyuwangi Timur ini kami berhenti untuk makan malam dan solat. Setelah dari tempat ini langsung menuju ke Kediri. Hanya berhenti di SPBU Bondowoso membeli oleh-oleh berupa tape Bondowoso.

Perjakanan pulang ini melewati jalur utara pulau jawa. Di Banyuwangi jalan sangat ramai, perjalanan menjadi lambat. Pukul 02.00 WIB baru sampai di Pasuruan. Setelah dari tempat ini bus melaju kencang. Pukul setengah lima dini hari kami telah sampai di Smada Pare tercinta ini. Dengan demikian berakhirlah perjalanan SKAL SMA 2 Pare Tahun 2009.

By Wildan.
Dokumen Alteco

Tanah Lot

Tengah Hari pada hari minggu kami sampai di Tanah Lot. Ini adalah obyek wisata terakhir yang di kunjungi saat skal di Bali kali ini. Pantai karang ini memiliki tanah yang padat. Ombak yang besar dan angin semilir membuat tempat ini menjadi segar. Di pantai ini pula bisa di lihat indahnya sunsets.

Disekitar pantai merupakan karang-karang yang tinggi dan kokoh. Di salah satu ceruknya terdapat ular laut. Ular jinak ini telah hidup bertahun-tahun. Orang Bali percaya ini adalah ular suci. Akan tetapi pengunjung bisa melihat, mengelus dan memfoto ular belang ini.

Di tengah pantai terdapat sebuah pulau kecil. Anehnya, walau pantai ini terendam air laut, air di tempat ini tetap tawar. Orang Bali percaya air yang ada di antara karang ini air suci. Para pengunjung bisa menikmati air ini dan meminta berkat dengan pendeta penjaga air ini. Setelah bersuci pengunjung di tempeli beras di dahi masing-masing dan mendapat bunga kamboja. Di atas pulau di bangun sebuah pura. Sebelum ke pura itu pengunjung harus bersuci dahulu dengan air suci. Dari pulau ini bisa melihat laut lepas serta indahnya langit sore.

Di sisi lain pantai ini terdapat Batu Bolong. Di atas karang yang berlubang karena ombak ini dibangun sebuah pura. Pura di atas deburan ombak ini terkesan eksotis. Kita bisa menikmati keindahan Batu Bolong ini dari kejauhan. Dari sebuah taman di Tanah Lot. Taman ini cukup indah dan berbunga lebat. Memang ada larangan memetik bunga disini.

Setelah puas menikmati pantai, pengunjung bisa berkeliling di Pasar Pantai ini. Pasar ini menyediakan beragam oleh-oleh seni. Mulai gantungan kunci, handicraf, patung hingga lukisan. Harganya juga terjangkau. Tempat ini sangat cocok menjadi tujuan wisata akhir di Bali.

By Wildan.
Dokumen Alteco

Tanah Lot

Tengah Hari pada hari minggu kami sampai di Tanah Lot. Ini adalah obyek wisata terakhir yang di kunjungi saat skal di Bali kali ini. Pantai karang ini memiliki tanah yang padat. Ombak yang besar dan angin semilir membuat tempat ini menjadi segar. Di pantai ini pula bisa di lihat indahnya sunsets.

Disekitar pantai merupakan karang-karang yang tinggi dan kokoh. Di salah satu ceruknya terdapat ular laut. Ular jinak ini telah hidup bertahun-tahun. Orang Bali percaya ini adalah ular suci. Akan tetapi pengunjung bisa melihat, mengelus dan memfoto ular belang ini.

Di tengah pantai terdapat sebuah pulau kecil. Anehnya, walau pantai ini terendam air laut, air di tempat ini tetap tawar. Orang Bali percaya air yang ada di antara karang ini air suci. Para pengunjung bisa menikmati air ini dan meminta berkat dengan pendeta penjaga air ini. Setelah bersuci pengunjung di tempeli beras di dahi masing-masing dan mendapat bunga kamboja. Di atas pulau di bangun sebuah pura. Sebelum ke pura itu pengunjung harus bersuci dahulu dengan air suci. Dari pulau ini bisa melihat laut lepas serta indahnya langit sore.

Di sisi lain pantai ini terdapat Batu Bolong. Di atas karang yang berlubang karena ombak ini dibangun sebuah pura. Pura di atas deburan ombak ini terkesan eksotis. Kita bisa menikmati keindahan Batu Bolong ini dari kejauhan. Dari sebuah taman di Tanah Lot. Taman ini cukup indah dan berbunga lebat. Memang ada larangan memetik bunga disini.

Setelah puas menikmati pantai, pengunjung bisa berkeliling di Pasar Pantai ini. Pasar ini menyediakan beragam oleh-oleh seni. Mulai gantungan kunci, handicraf, patung hingga lukisan. Harganya juga terjangkau. Tempat ini sangat cocok menjadi tujuan wisata akhir di Bali.

By Wildan.
Dokumen Alteco

Tari Kecak

Sore Hari kami kembali ke Sahadewa. Disini ada pertunjukan tari kecak. Tari ini diperankan puluhan orang. Hebatnya, tari kecak tanpa menggunakan alat musik. Yang ada hanyalah bunyi cak...cak...cak.... Dari para penari sampingan. Dengan irama di atur, iringan ini tampak hidup.

Di tengah latar, ada penari utama. Tarianya mengisahkan ramayana. Dimana Rama yang berusaha menyelamatkan istrinya, Dewi sinta yang jadi tawanan Rahwana. Dalam kisah ini ditampilkan pula anoman dan garuda.

Kemudian tarian SangHyang Dedari. Tarian ini dimainkan dengan mata tertutup. Penarinya 2 orang gadis, mereka tak sadarkan diri atau dimasuki roh halus. Walau menutu mata gerakan mereka tetap seragam.

Tari yang ketiga dalam rangkaian tari kecak adalah Tari Sanghyang Jaran. Dimainkan oleh seorang lelaki yang kesurupan. Mereka berjingkrak-jingkrak seperti kuda. Dia menginjak bara api, namun tak merasa panas. Memang unsur magis dalam tarian kecak sangat kental.

Template Design by SkinCorner | Supported by Templates Zone Based on WP and Blogspot Themes