Rabu, 11 Maret 2009

DISCLAMIER

Dilarang Keras Membajak Artikel Blog Ini tanpa dicantumkan
Sumber Yang Jelas.

Dilarang Keras menggunakan Artikel skal untuk mengerjakan Tugas
Laporan dengan copy-paste secara langsung baik keseluruhan atau
sebagaian. Anda dipersilahkan menjadikan Artikel ini sebagai
referensi, tapi mohon sumber dicantumkan dengan Jelas.

DISCLAMIER

Dilarang Keras Membajak Artikel Blog Ini tanpa dicantumkan
Sumber Yang Jelas.

Dilarang Keras menggunakan Artikel skal untuk mengerjakan Tugas
Laporan dengan copy-paste secara langsung baik keseluruhan atau
sebagaian. Anda dipersilahkan menjadikan Artikel ini sebagai
referensi, tapi mohon sumber dicantumkan dengan Jelas.

Senin, 09 Maret 2009

Perjalanan Pulang SKAL Di Bali

Hari Minggu (08/03/09) merupakan hari terakhir Study Tour SMA 2 Pare kali ini. Kami meninggalkan Tanah Lot pada Pukul 12.00 WITA. Kami menempuh jalur yang sama dengan saat berangkat. Karena perjalanan ini siang hari, kami bisa menikmati indahnya Pantai Selatan Bali disepanjang jalan.

Empat jam kemudian kami berhenti di sebuah Masjid Gilimanuk. Solat sambil melepas penat. Tak lama kemudian kami sampai di pelabuhan. Pelabuhan Gilimanuk ini agak ramai, kami harus menunggu agak lama. Kami menyebrang saat senja. Indahnya langit sore, selat Bali serta pesisir timur pulau jawa yang menakjubkan membuat kami tak betah di dalam ruangan kapal. Kami keluar ruangan sambil menikmati angin laut dan kesibukan selat ini.

Saat magrib kami telah sampai di Ketapang. Di Banyuwangi Timur ini kami berhenti untuk makan malam dan solat. Setelah dari tempat ini langsung menuju ke Kediri. Hanya berhenti di SPBU Bondowoso membeli oleh-oleh berupa tape Bondowoso.

Perjakanan pulang ini melewati jalur utara pulau jawa. Di Banyuwangi jalan sangat ramai, perjalanan menjadi lambat. Pukul 02.00 WIB baru sampai di Pasuruan. Setelah dari tempat ini bus melaju kencang. Pukul setengah lima dini hari kami telah sampai di Smada Pare tercinta ini. Dengan demikian berakhirlah perjalanan SKAL SMA 2 Pare Tahun 2009.

By Wildan.
Dokumen Alteco

Perjalanan Pulang SKAL Di Bali

Hari Minggu (08/03/09) merupakan hari terakhir Study Tour SMA 2 Pare kali ini. Kami meninggalkan Tanah Lot pada Pukul 12.00 WITA. Kami menempuh jalur yang sama dengan saat berangkat. Karena perjalanan ini siang hari, kami bisa menikmati indahnya Pantai Selatan Bali disepanjang jalan.

Empat jam kemudian kami berhenti di sebuah Masjid Gilimanuk. Solat sambil melepas penat. Tak lama kemudian kami sampai di pelabuhan. Pelabuhan Gilimanuk ini agak ramai, kami harus menunggu agak lama. Kami menyebrang saat senja. Indahnya langit sore, selat Bali serta pesisir timur pulau jawa yang menakjubkan membuat kami tak betah di dalam ruangan kapal. Kami keluar ruangan sambil menikmati angin laut dan kesibukan selat ini.

Saat magrib kami telah sampai di Ketapang. Di Banyuwangi Timur ini kami berhenti untuk makan malam dan solat. Setelah dari tempat ini langsung menuju ke Kediri. Hanya berhenti di SPBU Bondowoso membeli oleh-oleh berupa tape Bondowoso.

Perjakanan pulang ini melewati jalur utara pulau jawa. Di Banyuwangi jalan sangat ramai, perjalanan menjadi lambat. Pukul 02.00 WIB baru sampai di Pasuruan. Setelah dari tempat ini bus melaju kencang. Pukul setengah lima dini hari kami telah sampai di Smada Pare tercinta ini. Dengan demikian berakhirlah perjalanan SKAL SMA 2 Pare Tahun 2009.

By Wildan.
Dokumen Alteco

Tanah Lot

Tengah Hari pada hari minggu kami sampai di Tanah Lot. Ini adalah obyek wisata terakhir yang di kunjungi saat skal di Bali kali ini. Pantai karang ini memiliki tanah yang padat. Ombak yang besar dan angin semilir membuat tempat ini menjadi segar. Di pantai ini pula bisa di lihat indahnya sunsets.

Disekitar pantai merupakan karang-karang yang tinggi dan kokoh. Di salah satu ceruknya terdapat ular laut. Ular jinak ini telah hidup bertahun-tahun. Orang Bali percaya ini adalah ular suci. Akan tetapi pengunjung bisa melihat, mengelus dan memfoto ular belang ini.

Di tengah pantai terdapat sebuah pulau kecil. Anehnya, walau pantai ini terendam air laut, air di tempat ini tetap tawar. Orang Bali percaya air yang ada di antara karang ini air suci. Para pengunjung bisa menikmati air ini dan meminta berkat dengan pendeta penjaga air ini. Setelah bersuci pengunjung di tempeli beras di dahi masing-masing dan mendapat bunga kamboja. Di atas pulau di bangun sebuah pura. Sebelum ke pura itu pengunjung harus bersuci dahulu dengan air suci. Dari pulau ini bisa melihat laut lepas serta indahnya langit sore.

Di sisi lain pantai ini terdapat Batu Bolong. Di atas karang yang berlubang karena ombak ini dibangun sebuah pura. Pura di atas deburan ombak ini terkesan eksotis. Kita bisa menikmati keindahan Batu Bolong ini dari kejauhan. Dari sebuah taman di Tanah Lot. Taman ini cukup indah dan berbunga lebat. Memang ada larangan memetik bunga disini.

Setelah puas menikmati pantai, pengunjung bisa berkeliling di Pasar Pantai ini. Pasar ini menyediakan beragam oleh-oleh seni. Mulai gantungan kunci, handicraf, patung hingga lukisan. Harganya juga terjangkau. Tempat ini sangat cocok menjadi tujuan wisata akhir di Bali.

By Wildan.
Dokumen Alteco

Tanah Lot

Tengah Hari pada hari minggu kami sampai di Tanah Lot. Ini adalah obyek wisata terakhir yang di kunjungi saat skal di Bali kali ini. Pantai karang ini memiliki tanah yang padat. Ombak yang besar dan angin semilir membuat tempat ini menjadi segar. Di pantai ini pula bisa di lihat indahnya sunsets.

Disekitar pantai merupakan karang-karang yang tinggi dan kokoh. Di salah satu ceruknya terdapat ular laut. Ular jinak ini telah hidup bertahun-tahun. Orang Bali percaya ini adalah ular suci. Akan tetapi pengunjung bisa melihat, mengelus dan memfoto ular belang ini.

Di tengah pantai terdapat sebuah pulau kecil. Anehnya, walau pantai ini terendam air laut, air di tempat ini tetap tawar. Orang Bali percaya air yang ada di antara karang ini air suci. Para pengunjung bisa menikmati air ini dan meminta berkat dengan pendeta penjaga air ini. Setelah bersuci pengunjung di tempeli beras di dahi masing-masing dan mendapat bunga kamboja. Di atas pulau di bangun sebuah pura. Sebelum ke pura itu pengunjung harus bersuci dahulu dengan air suci. Dari pulau ini bisa melihat laut lepas serta indahnya langit sore.

Di sisi lain pantai ini terdapat Batu Bolong. Di atas karang yang berlubang karena ombak ini dibangun sebuah pura. Pura di atas deburan ombak ini terkesan eksotis. Kita bisa menikmati keindahan Batu Bolong ini dari kejauhan. Dari sebuah taman di Tanah Lot. Taman ini cukup indah dan berbunga lebat. Memang ada larangan memetik bunga disini.

Setelah puas menikmati pantai, pengunjung bisa berkeliling di Pasar Pantai ini. Pasar ini menyediakan beragam oleh-oleh seni. Mulai gantungan kunci, handicraf, patung hingga lukisan. Harganya juga terjangkau. Tempat ini sangat cocok menjadi tujuan wisata akhir di Bali.

By Wildan.
Dokumen Alteco

Tari Kecak

Sore Hari kami kembali ke Sahadewa. Disini ada pertunjukan tari kecak. Tari ini diperankan puluhan orang. Hebatnya, tari kecak tanpa menggunakan alat musik. Yang ada hanyalah bunyi cak...cak...cak.... Dari para penari sampingan. Dengan irama di atur, iringan ini tampak hidup.

Di tengah latar, ada penari utama. Tarianya mengisahkan ramayana. Dimana Rama yang berusaha menyelamatkan istrinya, Dewi sinta yang jadi tawanan Rahwana. Dalam kisah ini ditampilkan pula anoman dan garuda.

Kemudian tarian SangHyang Dedari. Tarian ini dimainkan dengan mata tertutup. Penarinya 2 orang gadis, mereka tak sadarkan diri atau dimasuki roh halus. Walau menutu mata gerakan mereka tetap seragam.

Tari yang ketiga dalam rangkaian tari kecak adalah Tari Sanghyang Jaran. Dimainkan oleh seorang lelaki yang kesurupan. Mereka berjingkrak-jingkrak seperti kuda. Dia menginjak bara api, namun tak merasa panas. Memang unsur magis dalam tarian kecak sangat kental.

Tari Kecak

Sore Hari kami kembali ke Sahadewa. Disini ada pertunjukan tari kecak. Tari ini diperankan puluhan orang. Hebatnya, tari kecak tanpa menggunakan alat musik. Yang ada hanyalah bunyi cak...cak...cak.... Dari para penari sampingan. Dengan irama di atur, iringan ini tampak hidup.

Di tengah latar, ada penari utama. Tarianya mengisahkan ramayana. Dimana Rama yang berusaha menyelamatkan istrinya, Dewi sinta yang jadi tawanan Rahwana. Dalam kisah ini ditampilkan pula anoman dan garuda.

Kemudian tarian SangHyang Dedari. Tarian ini dimainkan dengan mata tertutup. Penarinya 2 orang gadis, mereka tak sadarkan diri atau dimasuki roh halus. Walau menutu mata gerakan mereka tetap seragam.

Tari yang ketiga dalam rangkaian tari kecak adalah Tari Sanghyang Jaran. Dimainkan oleh seorang lelaki yang kesurupan. Mereka berjingkrak-jingkrak seperti kuda. Dia menginjak bara api, namun tak merasa panas. Memang unsur magis dalam tarian kecak sangat kental.

Belanja-Belanja

Setelah dari Barong kami melanjutkan ke Pusat Jajanan. Disana kami bisa membeli makanan khas Bali. Agak aneh-aneh juga makanannya. Mulai dari kacang manis, dodol, brem aneka rasa, sale dsb. Asyiknya kita bisa mencoba cuma-cuma, tidak harus beli. Beli nggak beli tetep thank you.

Selanjutnya ke Sukawati III. Pasar ini kecil dan kualitasnya tak terjamin. Di Bali ada beberapa pasar sukawati. Akan tetapi yang besar adalah Sukawati I dan Sukawati II. Disini harganya berlipat. Jadi harus pandai menawar. Menawar seperlima harga sudah biasa. Oleh karena itu ditempat ini hanya disediakan waktu sekitar 15 menit.

Setelah itu ke Batik Galuh. Tempat ini terletak di desa Batubulan, dimana sebagaian penduduknya adalah pengrajin emas dan perak. Di Batik Galuh di sediakan oleh-oleh kain khas bali. Selain itu di lantai 2 dijual handicraft bali. Berfoto disini dibatasi. Hanya diperbolehkan di halaman depan.

Yang terakhir adalah Karang Kurnia. Semacam pasar murah meriah. Bahkan barang di pasar sukawati di ambil dari sini. Harga yang ditawarkan pas. Dan tidak ada diskon. Tapi memang harganya lebih miring dari tempat lain

By Wildan.
Dokumen Alteco

Belanja-Belanja

Setelah dari Barong kami melanjutkan ke Pusat Jajanan. Disana kami bisa membeli makanan khas Bali. Agak aneh-aneh juga makanannya. Mulai dari kacang manis, dodol, brem aneka rasa, sale dsb. Asyiknya kita bisa mencoba cuma-cuma, tidak harus beli. Beli nggak beli tetep thank you.

Selanjutnya ke Sukawati III. Pasar ini kecil dan kualitasnya tak terjamin. Di Bali ada beberapa pasar sukawati. Akan tetapi yang besar adalah Sukawati I dan Sukawati II. Disini harganya berlipat. Jadi harus pandai menawar. Menawar seperlima harga sudah biasa. Oleh karena itu ditempat ini hanya disediakan waktu sekitar 15 menit.

Setelah itu ke Batik Galuh. Tempat ini terletak di desa Batubulan, dimana sebagaian penduduknya adalah pengrajin emas dan perak. Di Batik Galuh di sediakan oleh-oleh kain khas bali. Selain itu di lantai 2 dijual handicraft bali. Berfoto disini dibatasi. Hanya diperbolehkan di halaman depan.

Yang terakhir adalah Karang Kurnia. Semacam pasar murah meriah. Bahkan barang di pasar sukawati di ambil dari sini. Harga yang ditawarkan pas. Dan tidak ada diskon. Tapi memang harganya lebih miring dari tempat lain

By Wildan.
Dokumen Alteco

Tari Barong

Tujuan pertama hari kedua adalah ke Sahadewa. Di Balai ini kami melihat tarian Barong. Barong berasal dari Rowa yang berarti ruangan dan Rong yang berarti dua. Tari ini Melambangkan perang abadi. Perang antara Barong melambangkan kebaikan dan Ragda perlambangan kejahatan. Perang ini tiada akhirnya.

Munying/munyak. Ini adalah tarian dimana pemainya menusukan keris ke tubuhnya. Anehnya mereka tidak terluka. Bahkan keris bisa membengkok. Tarian ini sudah tidak begitu sakral. Disana-sini dibumbui humor. Acara ini memang menghibur.

Tari Barong

Tujuan pertama hari kedua adalah ke Sahadewa. Di Balai ini kami melihat tarian Barong. Barong berasal dari Rowa yang berarti ruangan dan Rong yang berarti dua. Tari ini Melambangkan perang abadi. Perang antara Barong melambangkan kebaikan dan Ragda perlambangan kejahatan. Perang ini tiada akhirnya.

Munying/munyak. Ini adalah tarian dimana pemainya menusukan keris ke tubuhnya. Anehnya mereka tidak terluka. Bahkan keris bisa membengkok. Tarian ini sudah tidak begitu sakral. Disana-sini dibumbui humor. Acara ini memang menghibur.

Jumat, 06 Maret 2009

Dewa Ruci

Di bagaian tengah Bali selatan terdapat jalan bercabang 12 atau simpang 12. Karena ramainya di namakan simpang siur. Jalan-jalan di sini menghubungkan bandara ngurah ray, UNUD, penginapan, tempat wisata dan beberapa tempat hiburan lain. Tepat ditengah2 simpang ini terdapat patung Dewa Ruci. Dewa Ruci biasanya juga disebut Acantya (tidak berbentuk). Seperti inilah kepercayaan Bali terhadap Tuhan.

Patung disini adalah Patung Werkudara yang melawan Naga. Dikisahkan saat itu werkudara atau Bima ditugaskan oleh gurunya, Durna mencari air suci ke suatu tempat. Sebenarnya air suci yang dimaksud tidaklah ada, hanya akal2an Kurawa Dan Durna untuk membunuh Werkudara. Ketika menyelami lautan Werkudara, di hadang naga. Akhirnya mereka bertarung. Inilah yang digambarkan patung tersebut. Werkudara mengalahkan naga dengan kukunya.

Setelah itu werkudara mengobrak-abrik lautan. Terumbu karang hancur, ikan mati dan keseimbangan terganggu. Akhirnya Dewa Ruci turun ke dunia. Setelah mengetahui masalah werkudara akhirnya Dia memberi air suci. Betapa kagetnya kurawa mengetahui werkudara pulang dengan segar bugar dan membawa air suci. Inilah lambang bagaimana rahmat Tuhan.

By Wildan.
Dokumen Alteco

Dewa Ruci

Di bagaian tengah Bali selatan terdapat jalan bercabang 12 atau simpang 12. Karena ramainya di namakan simpang siur. Jalan-jalan di sini menghubungkan bandara ngurah ray, UNUD, penginapan, tempat wisata dan beberapa tempat hiburan lain. Tepat ditengah2 simpang ini terdapat patung Dewa Ruci. Dewa Ruci biasanya juga disebut Acantya (tidak berbentuk). Seperti inilah kepercayaan Bali terhadap Tuhan.

Patung disini adalah Patung Werkudara yang melawan Naga. Dikisahkan saat itu werkudara atau Bima ditugaskan oleh gurunya, Durna mencari air suci ke suatu tempat. Sebenarnya air suci yang dimaksud tidaklah ada, hanya akal2an Kurawa Dan Durna untuk membunuh Werkudara. Ketika menyelami lautan Werkudara, di hadang naga. Akhirnya mereka bertarung. Inilah yang digambarkan patung tersebut. Werkudara mengalahkan naga dengan kukunya.

Setelah itu werkudara mengobrak-abrik lautan. Terumbu karang hancur, ikan mati dan keseimbangan terganggu. Akhirnya Dewa Ruci turun ke dunia. Setelah mengetahui masalah werkudara akhirnya Dia memberi air suci. Betapa kagetnya kurawa mengetahui werkudara pulang dengan segar bugar dan membawa air suci. Inilah lambang bagaimana rahmat Tuhan.

By Wildan.
Dokumen Alteco

Garuda Wisnu Kencana

Tujuan Terakhir hari pertama adalah ke GWK atau patung garuda wisnu kencana. Patung ini terletak satu jalan dengan Universitas Udayana. GWK dibuat di atas bukit tertinggi di Bali selatan. Patung ini dibuat dengan sangat rapi dari bukit batu dan tembaga. Ukuranya tak tanggung-tanggung, direncanakan 150 meter. Ini merupakan patung terbesar se asia tenggara, bahkan melebihi patung liberty.

Saat ini pembangunan masih sebanyak 15%, hanya kepala Wisnu dan Garuda saja yang terpahat. Namun demikian patung di atas bukit kapur ini telah banyak dikunjungi turis. Keadaan alam di tempat ini masihlah alami. Dari atas bukit kita bisa menikmati indahnya malam di kota Bali bagaian selatan. Lampu-lampu dari gedung-gedung membuat langit terasa cerah. Disini pula bisa dilihat pantai kute dan Nusa dua dari atas.


By Wildan
Dokumen Alteco

Garuda Wisnu Kencana

Tujuan Terakhir hari pertama adalah ke GWK atau patung garuda wisnu kencana. Patung ini terletak satu jalan dengan Universitas Udayana. GWK dibuat di atas bukit tertinggi di Bali selatan. Patung ini dibuat dengan sangat rapi dari bukit batu dan tembaga. Ukuranya tak tanggung-tanggung, direncanakan 150 meter. Ini merupakan patung terbesar se asia tenggara, bahkan melebihi patung liberty.

Saat ini pembangunan masih sebanyak 15%, hanya kepala Wisnu dan Garuda saja yang terpahat. Namun demikian patung di atas bukit kapur ini telah banyak dikunjungi turis. Keadaan alam di tempat ini masihlah alami. Dari atas bukit kita bisa menikmati indahnya malam di kota Bali bagaian selatan. Lampu-lampu dari gedung-gedung membuat langit terasa cerah. Disini pula bisa dilihat pantai kute dan Nusa dua dari atas.


By Wildan
Dokumen Alteco

Joger & Kute

Dari Puja Mandala kami langsung menuju pantai Kute. Perjalan ini memakan waktu sekitar 1 jam. Kami harus berhenti di Central parkir karena kendaraan dengan panjang lebih 7 m tak boleh masuk ke wilayah kute. Kami harus naik komotra. Angkot warna-warni yang menjadi angkutan di sekitar Kute

Sebelum kami ke Pantai Kute, kami menyempatkan pergi ke Joger. Disini pusat kerajinan unik di Bali. Terutama banyak didapatkan baju dengan tulisan lucu. Di sana-sini sarat dengan humor. Bahkan peringatan pun terkesan menyenangkan. Perlu diketahui, Joger didirikan oleh Joseph dan bekerja sama dengan
Gerand, temannya dari perancis. Oleh karena itu lahir nama Joger. Modal awal hanya USD 20000. Akan tetapi berkembang hingga sekarang dan terkenal hingga mancanegara.

Selanjutnya kami menuju Kute. Hujan deras sempat menghalangi. Akan tetapi agak sore matahari bersinar kembali. Akhirnya kami bisa berfoto ria, termasuk dengan turis asing. Sayangnya kami tak bisa menikmati sunset disini karena alasan waktu.
Kute Dibuka skitar 300 thn lalu. Dulu ada sungai yang dijuluki Tukad mati karena air yang tak mengalir,
Disini juga Dikenal desa internasional, karena penduduknya beragam dari berbagai negara. Tak jauh dari sini dibuat Monumen bom bali. Monumen ini untuk memgenang korban bomt pertama pada 12/9/2002. Daerah ini disebut Ground zero. Di bawah monumen ada Prasasti yang ditulisi nama2 korban.


By: Wildan.
Dokumen alteco

Joger & Kute

Dari Puja Mandala kami langsung menuju pantai Kute. Perjalan ini memakan waktu sekitar 1 jam. Kami harus berhenti di Central parkir karena kendaraan dengan panjang lebih 7 m tak boleh masuk ke wilayah kute. Kami harus naik komotra. Angkot warna-warni yang menjadi angkutan di sekitar Kute

Sebelum kami ke Pantai Kute, kami menyempatkan pergi ke Joger. Disini pusat kerajinan unik di Bali. Terutama banyak didapatkan baju dengan tulisan lucu. Di sana-sini sarat dengan humor. Bahkan peringatan pun terkesan menyenangkan. Perlu diketahui, Joger didirikan oleh Joseph dan bekerja sama dengan
Gerand, temannya dari perancis. Oleh karena itu lahir nama Joger. Modal awal hanya USD 20000. Akan tetapi berkembang hingga sekarang dan terkenal hingga mancanegara.

Selanjutnya kami menuju Kute. Hujan deras sempat menghalangi. Akan tetapi agak sore matahari bersinar kembali. Akhirnya kami bisa berfoto ria, termasuk dengan turis asing. Sayangnya kami tak bisa menikmati sunset disini karena alasan waktu.
Kute Dibuka skitar 300 thn lalu. Dulu ada sungai yang dijuluki Tukad mati karena air yang tak mengalir,
Disini juga Dikenal desa internasional, karena penduduknya beragam dari berbagai negara. Tak jauh dari sini dibuat Monumen bom bali. Monumen ini untuk memgenang korban bomt pertama pada 12/9/2002. Daerah ini disebut Ground zero. Di bawah monumen ada Prasasti yang ditulisi nama2 korban.


By: Wildan.
Dokumen alteco

Puja Mandala

Dari Tanjung benoa, kami melaksankan solat Dzuhur dan Ashar disini. Toleransi umat beragama disini patut di acungi jempol. Terbukti dengan didirikan 5 buah tempat ibadah berbeda dalam satu wilayah. Mulai dari masjid, gereja, pura dan Wihara

Puja Mandala

Dari Tanjung benoa, kami melaksankan solat Dzuhur dan Ashar disini. Toleransi umat beragama disini patut di acungi jempol. Terbukti dengan didirikan 5 buah tempat ibadah berbeda dalam satu wilayah. Mulai dari masjid, gereja, pura dan Wihara

Tanjung Benoa

Setelah istirahat 1 jam di Hotel, kami menuju Pantai Nusa Dua pada pukul 10 WITA. Nusa dua berarti 2 pulau. Perjalan ini memerlukan waktu kira2 1,5 jam. Kami langsung menuju Tanjung Benoa, pantai pusat permainan air. Disini disediakan permainan paracelling, flying fish, banana boat, kano atau perahu lain. Semuanya dapat anda nikmati. Akan tetapi anda harus siap merogoh kocek agak dalam.

Setelah puas, kami menyewa perahu ke Pulau Penyu. Perahu dengan kapasitas 12 orang ini disewa 400 ribu. Karena pada bagaian bawahnya transparan atau bottom glass, kami bisa menikmati aneka satwa laut.

Pulau Penyu terletak di balik tanjung Benoa. Disini ditangkarkan satwa laut terutama kura-kura. Namun kita juga bisa menjumpai reptil dan burung disini. Asyiknya kita bisa berfoto dengan satwa disini. Mulai penyu, kalong, rangkong, elang, rajawali, phyton dan sebagainya.

Tanjung Benoa

Setelah istirahat 1 jam di Hotel, kami menuju Pantai Nusa Dua pada pukul 10 WITA. Nusa dua berarti 2 pulau. Perjalan ini memerlukan waktu kira2 1,5 jam. Kami langsung menuju Tanjung Benoa, pantai pusat permainan air. Disini disediakan permainan paracelling, flying fish, banana boat, kano atau perahu lain. Semuanya dapat anda nikmati. Akan tetapi anda harus siap merogoh kocek agak dalam.

Setelah puas, kami menyewa perahu ke Pulau Penyu. Perahu dengan kapasitas 12 orang ini disewa 400 ribu. Karena pada bagaian bawahnya transparan atau bottom glass, kami bisa menikmati aneka satwa laut.

Pulau Penyu terletak di balik tanjung Benoa. Disini ditangkarkan satwa laut terutama kura-kura. Namun kita juga bisa menjumpai reptil dan burung disini. Asyiknya kita bisa berfoto dengan satwa disini. Mulai penyu, kalong, rangkong, elang, rajawali, phyton dan sebagainya.

SKAL di Pantai Sanur

Tujuan pertama SKAL di Bali ini adalah Pantai Sanur. Rencananya untuk melihat indah sunrise disini. Tapi nyatanya rencana tinggal rencana. Mataiari telah bersinar terang. Ya, kami terlambat.

Sanur adalah pantai pasir putih di sebelah selatan Bali. Pantai ini menghadap ke timur dan memiliki ombak yang tenang. Di pantai ini sering di adakan perlombaan kano, volly pantai, dan sebagainya.

Pantai ini dikenal sejak 1906. Adalah cerita tentang Hak tawan karang. Yaitu hak kerajaan Bali jika ada kapal kandas di bali bisa di ambil. 13 mei 1904, kapal Belanda kandas di Sanur. Akan tetapi belanda tak mematuhi hukum di Wilayah Raja Badung. Belanda meminta ganti rugi 3rb ringgit. Akhirnya Belanda membuat Ultimatun perang. akhirnya bekerja sama dengan Raja Tabanan dan Raja Ubud.

Perseteruan dengan Belanda memuncak. Terjadilah Perang puputan badung pada september 1906. Perang di tengah Denpasar. Raja-raja Bali bertempur habis2an Walau akhirnya kalah. Timbulah Mesatye dari permaisuri dan prajurit. Mereka bunuh diri daripada menjadi tawanan musuh. Untuk mengenang dibuatlah Monumen Puputan.

Pada 1937, Ajily mayur, pelukis dari prancis membuat lukisan pantai sanur. Dia Melukis di papan, goni, kanvas. Sejak itu Sanur dikenal hingga sekarang.

SKAL di Pantai Sanur

Tujuan pertama SKAL di Bali ini adalah Pantai Sanur. Rencananya untuk melihat indah sunrise disini. Tapi nyatanya rencana tinggal rencana. Mataiari telah bersinar terang. Ya, kami terlambat.

Sanur adalah pantai pasir putih di sebelah selatan Bali. Pantai ini menghadap ke timur dan memiliki ombak yang tenang. Di pantai ini sering di adakan perlombaan kano, volly pantai, dan sebagainya.

Pantai ini dikenal sejak 1906. Adalah cerita tentang Hak tawan karang. Yaitu hak kerajaan Bali jika ada kapal kandas di bali bisa di ambil. 13 mei 1904, kapal Belanda kandas di Sanur. Akan tetapi belanda tak mematuhi hukum di Wilayah Raja Badung. Belanda meminta ganti rugi 3rb ringgit. Akhirnya Belanda membuat Ultimatun perang. akhirnya bekerja sama dengan Raja Tabanan dan Raja Ubud.

Perseteruan dengan Belanda memuncak. Terjadilah Perang puputan badung pada september 1906. Perang di tengah Denpasar. Raja-raja Bali bertempur habis2an Walau akhirnya kalah. Timbulah Mesatye dari permaisuri dan prajurit. Mereka bunuh diri daripada menjadi tawanan musuh. Untuk mengenang dibuatlah Monumen Puputan.

Pada 1937, Ajily mayur, pelukis dari prancis membuat lukisan pantai sanur. Dia Melukis di papan, goni, kanvas. Sejak itu Sanur dikenal hingga sekarang.

Kamis, 05 Maret 2009

Dari Ketapang Ke Gilimanuk


Sekitar pukul 12.30 malam kami sampai di ketapang. Kami langsung naik kapal. Walau rombongan kami harus di pecah dalam 2 kapal.

Ketika naik kapal, kami melihat orang2 menyelam di laut. Mereka berteriak2 untuk dilempari koin atau uang. Tak lama kemudian, kapal mulai meninggalkan pelabuhan, kami mulai harap2 cemas. ombak membuat kapal bergoyang. Yah, banyak yang mabok. Sebagaian dari kami banyak yang naik ke atas kapal. Menikmati laut malam hari sekaligus anginnya. Sebagaian lagi berada di ruang kapal. Melihat aneka barang aneh di jajakan, mulai darh tas serbaguna, lampu siap tempel serta bantal yang aneh. Tak terasa kami telah sampai di pulau dewata. Pukul 2 dini hari kapal merapat.

Dari Ketapang Ke Gilimanuk


Sekitar pukul 12.30 malam kami sampai di ketapang. Kami langsung naik kapal. Walau rombongan kami harus di pecah dalam 2 kapal.

Ketika naik kapal, kami melihat orang2 menyelam di laut. Mereka berteriak2 untuk dilempari koin atau uang. Tak lama kemudian, kapal mulai meninggalkan pelabuhan, kami mulai harap2 cemas. ombak membuat kapal bergoyang. Yah, banyak yang mabok. Sebagaian dari kami banyak yang naik ke atas kapal. Menikmati laut malam hari sekaligus anginnya. Sebagaian lagi berada di ruang kapal. Melihat aneka barang aneh di jajakan, mulai darh tas serbaguna, lampu siap tempel serta bantal yang aneh. Tak terasa kami telah sampai di pulau dewata. Pukul 2 dini hari kapal merapat.

Template Design by SkinCorner | Supported by Templates Zone Based on WP and Blogspot Themes